Jejak Cyber || Bandung – Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap beradu dengan berita bohong dan narasi yang memecah belah, media Jejak Cyber resmi hadir sebagai wadah jurnalistik yang berkomitmen pada prinsip: Menelusuri Fakta, Membuka Realita.
Dikelola di bawah badan hukum PT. Family Mitra Aspirasi dengan nomor registrasi AHU-013379.AH.01.30.Tahun 2024, Jejak Cyber hadir dalam format media online dan media cetak, menjangkau masyarakat luas baik melalui ruang digital maupun edisi cetak yang dapat diakses semua kalangan.
Kehadiran Jejak Cyber bukan sekadar menambah jumlah media, melainkan mengisi ruang yang sangat dibutuhkan peran kontrol sosial di era di mana informasi bergerak secepat kilat, kebenaran sering kali tergerus oleh kepentingan kelompok, dan suara masyarakat kerap tertutup narasi yang tidak berdasar. Jejak Cyber hadir untuk menjadi penyeimbang, verifikator fakta, dan penyalur aspirasi masyarakat yang terpercaya.
"Dewan Pembina Yudika Adjie saat di wawancara awak media menegaakan Jejak Cyber berdiri bukan untuk menggiring opini, melainkan untuk mengungkap fakta yang tersembunyi, membuka realita yang tertutup, dan menjadi mitra masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan, pembangunan, dan kehidupan sosial, tegas Yudika
Lebih lanjut, Yudika Adjie mengatakan Jejak Cyber peran kontrol sosial tidak berarti mengadu domba atau menyebarkan kebencian, Justru sebaliknya kontrol sosial yang sehat adalah pengawasan yang berbasis data, fakta, dan etika jurnalistik.
Setiap berita yang disajikan akan melalui proses verifikasi, pengecekan silang, dan menjunjung tinggi prinsip keberimbangan.
Jejak Cyber juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, laporan, dan pengaduan yang berkaitan dengan pelayanan publik, transparansi anggaran, hingga pelanggaran yang merugikan kepentingan bersama. Media ini menjadi jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan, di mana kritik yang membangun akan didampingi dengan data yang akurat,
Kehadiran media cetak dan online Jejak Cyber diharapkan menjadi sumber rujukan informasi yang terpercaya, sekaligus mengingatkan kembali pada fungsi dasar pers di Indonesia: mengawasi, menginformasikan, dan menyatukan masyarakat.katanya
"Kami tidak bekerja untuk kepentingan kelompok atau golongan. Kami bekerja untuk kepentingan publik. Jejak Cyber ada agar fakta tidak hilang ditelan waktu, dan realita tetap terlihat meski tertutup kepentingan,
Ke depan, Jejak Cyber berkomitmen terus meningkatkan kualitas jurnalistik, melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan, dan membangun budaya literasi informasi yang sehat di tengah masyarakat.tutup Yudika
Redaksi
