masukkan script iklan disini
Jejak Cyber || Cianjur - Semangat kemerdekaan terasa begitu hidup di Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat tidak hanya diajak merayakan kemerdekaan dengan berbagai perlombaan, tetapi juga mempererat silaturahmi melalui rangkaian kegiatan keagamaan berupa tablig akbar dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Mengusung semangat “Dari Kita, Untuk Kita”, rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Aula Desa Sindanglaka tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kebersamaan masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan desa yang kompak, harmonis, dan penuh rasa syukur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sindanglaka H. Asep Kurtubi, BcHk., S.Pd., Ketua Karang Taruna Desa Sindanglaka Jujun Junaedi, MPKT Karang Taruna Sindanglaka Sopian Sauri, Bhabinkamtibmas Aiptu Gani Mulyana, Babinsa Peltu Deden, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Suasana kebersamaan tampak begitu kental. Anak-anak, kaum muda, orang dewasa hingga para orang tua membaur dalam kegembiraan. Senyum, tawa, dan canda mewarnai setiap rangkaian acara, seolah menegaskan bahwa kemerdekaan bukan semata tentang seremoni, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat menikmati kebersamaan dan merawat persaudaraan.
Beragam kegiatan disiapkan untuk masyarakat, mulai dari jalan sehat, tenis meja Open Kades Cup, hiburan rakyat, hingga pembagian doorprize. Menariknya, hadiah yang disediakan pun cukup beragam.
Masyarakat berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah, mulai dari tempat sampah, rice cooker, hingga mesin cuci melalui mekanisme kupon yang diperoleh dari keikutsertaan dalam perlombaan.
Tidak berhenti pada kemeriahan olahraga dan hiburan, rangkaian kegiatan juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan partisipasi masyarakat.
Salah satunya melalui turnamen tenis meja yang digelar dalam beberapa tingkatan.
Kepala Desa Sindanglaka H. Asep Kurtubi, BcHk., S.Pd., saat ditemui pada Selasa (25/8/2026), menjelaskan bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan olahraga menjadi salah satu agenda yang secara konsisten dihadirkan pemerintah desa bersama masyarakat. Selain perlombaan tenis meja tingkat desa, pihaknya juga menggelar Open Turnamen Tenis Meja tingkat kabupaten yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, berbagai kegiatan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dilaksanakan dengan baik. Kami ingin momentum ini benar-benar menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat,” ujar H. Asep.
Ia menambahkan, pada Selasa, 25 Agustus 2026, masyarakat Desa Sindanglaka juga mengikuti kegiatan jalan sehat yang diikuti sekitar 300 peserta. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan karena melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya perlombaannya, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan merasakan kebahagiaan bersama. Prinsipnya adalah dari kita, untuk kita,” katanya.
Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) berupa tablig akbar dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Momentum tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Setelah masyarakat menikmati kemeriahan peringatan kemerdekaan, suasana akan diarahkan pada refleksi spiritual melalui tausiah keagamaan dan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Menurut Asep, kegiatan keagamaan tersebut sengaja dihadirkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kebetulan momentum ini juga bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kami menggelar tablig akbar. Insyaallah kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan keagamaan bagi masyarakat Desa Sindanglaka,” tuturnya.
Kehadiran masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah kehidupan desa.
Dari lapangan olahraga hingga ruang pengajian, masyarakat hadir dalam satu semangat: merayakan kemerdekaan sekaligus mensyukuri nikmat persatuan dan kedamaian.
Semangat “Dari Kita, Untuk Kita” pun tidak sekadar menjadi slogan. Ia menjelma menjadi gagasan yang hidup melalui partisipasi warga, kepedulian sosial, sportivitas, silaturahmi, dan kebersamaan.
Di tengah hiruk-pikuk perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Sindanglaka menunjukkan bahwa kemerdekaan akan terasa lebih bermakna ketika dirayakan bersama—bukan hanya dengan kemeriahan, tetapi juga dengan rasa syukur, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali untuk masyarakat. Itulah wajah kemerdekaan yang tumbuh dari Desa Sindanglaka.
Ben


Tidak ada komentar:
Posting Komentar