masukkan script iklan disini
JEJAK CYBER || KARAWANG — Suasana persawahan Kampung Palasari, Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, berubah menjadi lautan semangat kepramukaan saat digelarnya Perkemahan Jambore Ranting (Jamran) Tunas Bhakti 2026 pada 29–31 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dari puluhan Gugus Depan ini sekaligus menjadi peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-65 tingkat Kecamatan Tegalwaru.
Bukan sekadar berkemah, Jamran ini dirancang sebagai laboratorium karakter di alam terbuka. Para peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SLTA, yang tergabung dalam golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak, diajak untuk hidup mandiri, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan serta sesama.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Tegalwaru, Hadi Wikarta, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa perkemahan ini adalah jembatan antara teori di kelas dan praktik di kehidupan nyata.
"Anak-anak dibiasakan hidup jauh dari orang tua, mandiri, disiplin beribadah, serta menjaga kebersihan lingkungan. Semua ini bukan sekadar kegiatan seru-seruan, melainkan penerapan nyata dari nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka," ujar Hadi.
Salah satu sekolah yang turut berkontribusi aktif adalah MIN 1 Karawang, yang mengirimkan 40 peserta putra-putri didampingi lima pembina. Kepala Madrasah, Hj. Eri Riadul Jannah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa persiapan sudah dilakukan jauh hari melalui latihan intensif bersama para pembina yang berasal dari guru-guru madrasah.
"Kami ingin peserta tidak hanya ikut serta, tetapi benar-benar tumbuh karakternya lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli sesama. Itulah tujuan utama kami mengirimkan tim ke Jamran ini," ungkap Eri.
Dengan berakhirnya tiga hari kegiatan, diharapkan semangat kemandirian dan kebersamaan yang ditanamkan tidak berhenti di lokasi perkemahan, melainkan dibawa pulang ke rumah dan ke sekolah sebagai bekal kehidupan yang lebih bermakna.
(πΊπππ πππ)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar