• Jelajahi

    Copyright © JEJAK CYBER
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    🔴 BREAKING NEWS
    Memuat berita...

    Abah Anton Dorong BIN Perkuat Pendekatan Budaya: Kearifan Lokal Dinilai Jadi Benteng Ketahanan Bangsa

    Sabtu, September 12, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    JEJAK CYBER || BANDUNG – Kearifan lokal dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan dan ketahanan bangsa di tengah kemajemukan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Abah Anton, perwakilan Majelis Adat Sunda (Masda) Jabar, saat melakukan silaturahmi strategis bersama jajaran Badan Intelijen Negara (BIN), yang turut disimak Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), Sabtu (12/9/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Abah Anton menegaskan bahwa pendekatan budaya atau cultural approach merupakan salah satu pola yang paling efektif untuk diterapkan dalam berbagai aspek pembangunan, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM).


    “Cultural approach atau pendekatan budaya merupakan pola paling tepat dan efektif dalam seluruh aspek pembangunan, khususnya pembangunan sumber daya manusia,” ujar Abah Anton.
    Menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan keragaman etnis dan budaya yang sangat besar. Karena itu, pembangunan SDM tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan rasional, tetapi juga perlu menyentuh nilai, tradisi, dan karakter budaya masyarakat di masing-masing daerah.

    Abah Anton juga menjelaskan bahwa Masda Jabar yang dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat memiliki posisi strategis karena merepresentasikan komunitas masyarakat Sunda yang tidak hanya berada di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, tetapi juga telah mengakar di berbagai wilayah Nusantara.
    “Di negara yang berdiri di atas ribuan etnis dengan karakter budaya yang beragam, penguatan SDM sudah sepatutnya disesuaikan dengan nilai adat dan budaya masing-masing daerah,” katanya.

    Budaya Jadi Benteng Radikalisme dan Intoleransi
    Lebih jauh, Abah Anton menilai kekuatan budaya dapat menjadi benteng penting dalam mengantisipasi sekaligus mencegah berbagai ancaman sosial, termasuk paham radikalisme, intoleransi, hingga aksi anarkisme.
    Menurut dia, masyarakat yang memiliki keterikatan kuat terhadap nilai budaya dan kearifan lokal akan memiliki fondasi sosial yang lebih kokoh dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.
    Atas dasar itu, Abah Anton mendorong agar pembangunan SDM ke depan semakin mengedepankan pendekatan kultural.

    Ia bahkan menyatakan kesiapan jaringan Masda Jabar yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara untuk membangun kerja sama konkret dengan BIN, termasuk membantu pelaksanaan tugas di lapangan melalui jejaring komunitas budaya lokal.
    Polda Jabar: Pendekatan Budaya Lebih Menyentuh Rasa
    Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menilai pendekatan berbasis kebudayaan memiliki sifat universal karena lebih mengedepankan sentuhan rasa dalam membangun hubungan dengan masyarakat.

    Pendekatan tersebut, menurutnya, tidak semata-mata bertumpu pada kalkulasi rasional, tetapi juga mempertimbangkan aspek emosional dan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
    Pandangan tersebut memperkuat gagasan bahwa budaya dapat menjadi instrumen penting dalam membangun komunikasi sekaligus menjaga kohesi sosial di tengah masyarakat yang plural.
    BIN Respons Positif, Kerja Sama Bakal Ditindaklanjuti
    Gagasan dan komitmen Abah Anton mendapat respons positif dari Sekretaris Utama (Sestama) BIN.

    Pihak BIN mengapresiasi kehadiran Masda Jabar yang dinilai menjadi pengingat penting bagi lembaga intelijen negara tersebut untuk semakin mengedepankan pendekatan budaya dalam menjalankan tugasnya.

    Sestama BIN juga menegaskan akan menginstruksikan para Kepala BIN Daerah (Kabinda) untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis tradisi dan komunitas seni lokal sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional.
    Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan komitmen untuk menindaklanjuti tawaran kerja sama antara BIN dan Masda Jabar ke tahap yang lebih teknis.
    Sinergi antara tokoh adat, komunitas budaya, dan lembaga negara tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun benteng ketahanan nasional dari tingkat masyarakat.

    Reporter: M.Mahdi (Ben)
    Editor: Redaksi
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Diver

    🔴 MITRA JEJAK CYBER - MEDIA PROMOSI PASANG IKLAN DISINI
    Display BannerTop Header
    300x250
    Rp 150.000/bulan
    Artikel Sponsor1 Artikel SEO
    + Share Sosmed
    Rp 200.000
    Video PromosiYouTube & Reels
    IG + TikTok
    Rp 250.000
    Paket KomplitBanner + Artikel
    + Video
    Rp 500.000
    📲 HUBUNGI WHATSAPP SEKARANG