• Jelajahi

    Copyright © JEJAK CYBER
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Loading berita terbaru...
    Headline

    Menu Bawah

    πŸ”΄ BREAKING NEWS
    Memuat berita...

    π”Έπ•œπ•™π•šπ•£ β„•π•’π•£π•’π•€π•š π•ƒπ•šπ•’π•£, π”»π•–π••π•š 𝕄𝕦𝕝π•ͺπ•’π••π•š ℙ𝕒𝕀π•₯π•šπ•œπ•’π•Ÿ π•‚π• π•Ÿπ•—π•π•šπ•œ π•Žπ•’π•“π•¦π•‘ π•Šπ•¦π•žπ•–π••π•’π•Ÿπ•˜ π•„π•¦π•£π•Ÿπ•š 𝕄𝕒𝕀𝕒𝕝𝕒𝕙 β„π•¦π•žπ•’π•™ π•‹π•’π•Ÿπ•˜π•˜π•’.

    JEJAK CYBER
    Senin, September 14, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    𝕁𝔼𝕁𝔸𝕂 ℂ𝕐𝔹𝔼ℝ || π”Ήπ”Έβ„•π”»π•Œβ„•π”Ύ -  Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan tidak ditemukan unsur pelecehan seksual dalam persoalan yang belakangan ini menyeret nama Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila. Persoalan tersebut murni konflik internal yang dipicu rasa cemburu istri Wakil Bupati yang saat ini sedang mengandung.
     
    Kepastian ini disampaikan KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi setelah mengundang dan berdialog langsung dengan seluruh pihak terkait di Gedung Pakuan, Bandung, pada Senin (14/9/2026). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Sumedang beserta istrinya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, serta sekretaris pribadi Wabup yang berinisial R.
     
    "Sesuai janji saya, saya sudah mengundang Wakil Bupati Sumedang beserta istri, Bupati Sumedang, dan sekpri Wabup. Saya sudah ngobrol lama menanyakan peristiwa apa sih yang sebenarnya," ujar KDM.
     
    Dari hasil pembicaraan mendalam tersebut, terungkap bahwa persoalan bermula dari kecemburuan istri Wakil Bupati yang sedang hamil. Ia merasa cemburu melihat kedekatan suaminya dengan R, yang dinilai berupa candaan, gurauan, hingga ungkapan perhatian yang berlebihan, namun bukan pelecehan.
     
    "Kalau soal pelecehan seksual tidak pernah ada. Yang mendekati sekpri, bercanda, terus kemudian ngegoda, ngerayu. Akhirnya ada rasa cemburu," tegas KDM.
     
    Sebelumnya, proses penyelidikan yang dilakukan Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat sempat menemui jalan buntu, lantaran tidak ada satu pun pihak yang diperiksa mengakui adanya peristiwa tersebut. KDM kemudian mengambil langkah langsung dengan mengundang semua pihak untuk duduk bersama dan berdialog secara terbuka.
     
    Kini perselisihan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Klarifikasi ini sekaligus mengakhiri narasi liar yang sempat berkembang di masyarakat, memicu aksi unjuk rasa, serta desakan interpelasi dari Fraksi Golkar di DPRD Sumedang.
     
    "Semua sudah duduk bersama, sudah saling memahami, dan menyelesaikan dengan baik. Tidak ada yang perlu dibesar-besarkan lagi," pungkas KDM.

    ( 𝔸𝕄𝔸𝔻 𝕄𝔸'π•„π•Œβ„π•€, π•Š.ℍ..,𝕄.ℍ ) 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Diver

    πŸ”΄ MITRA JEJAK CYBER - MEDIA PROMOSI PASANG IKLAN DISINI
    Display BannerTop Header
    300x250
    Rp 150.000/bulan
    Artikel Sponsor1 Artikel SEO
    + Share Sosmed
    Rp 200.000
    Video PromosiYouTube & Reels
    IG + TikTok
    Rp 250.000
    Paket KomplitBanner + Artikel
    + Video
    Rp 500.000
    πŸ“² HUBUNGI WHATSAPP SEKARANG