masukkan script iklan disini
πππππ βπͺπππ£ || βππππππππ – Menghadapi dampak musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah, Kodam II/Sriwijaya menggelar Sholat Sunnah Istisqa secara berjamaah, Rabu (16/9/2026), pagi. Ibadah tersebut berlangsung di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang, sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan turunnya hujan kepada Allah SWT.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., jajaran pimpinan Makodam, Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah II/Sriwijaya, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Seluruh jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Sholat Istisqa tersebut digelar di tengah kondisi kemarau panjang yang menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat. Kekeringan tidak hanya menyebabkan terbatasnya ketersediaan air bersih dan mengganggu aktivitas warga, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta ancaman kabut asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan bahwa Sholat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar batiniah di tengah berbagai upaya penanganan dampak kemarau. Menurutnya, Kodam II/Sriwijaya bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh komponen masyarakat terus melakukan langkah-langkah nyata untuk mengatasi Karhutla serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Ia menegaskan, ikhtiar secara fisik harus berjalan seiring dengan ikhtiar spiritual. Kerja keras manusia dalam menangani berbagai persoalan akibat kemarau diharapkan mendapat ridho dan pertolongan dari Allah SWT, sehingga upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Sholat Istisqa dipimpin langsung oleh Ustadz H. Bitoh Purnomo, Lc., M.A. Setelah pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah singkat dan doa bersama. Dalam suasana penuh keheningan, para jamaah memanjatkan permohonan agar hujan segera diturunkan dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Doa juga dipanjatkan agar hujan yang turun nantinya dapat membantu memadamkan titik-titik api, mengurangi kabut asap, serta memberikan kekuatan dan keselamatan bagi para petugas yang masih berjibaku melakukan penanggulangan Karhutla di lapangan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Melalui pelaksanaan Sholat Istisqa, Kodam II/Sriwijaya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan perpaduan ikhtiar spiritual dan langkah nyata di lapangan, diharapkan kondisi wilayah yang terdampak kemarau dapat segera membaik dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman, sehat, dan sejahtera.
βππ‘π π£π₯ππ£: π, πππππ
πΌπππ₯π π£: π, πππππ (πΉππ)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar