• Jelajahi

    Copyright © JEJAK CYBER
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Loading berita terbaru...
    Headline

    Menu Bawah

    πŸ”΄ BREAKING NEWS
    Memuat berita...

    Jual Data Pribadi Warga hingga Pejabat via Bot Telegram, Pemuda Asal Jakarta Ditangkap Polda Jabar

    JEJAK CYBER
    Rabu, September 16, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    π™ΉπšŽπš“πšŠπš” π™²πš’πš‹πšŽπš› || π™±πšŠπš—πšπšžπš—πš - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menangkap seorang pemuda berinisial A.H. (22) asal Jakarta terkait kasus dugaan tindak pidana doxing dan pelanggaran perlindungan data pribadi.

    Tersangka ditangkap karena memperjualbelikan akses pencarian basis data (lookup database) yang memuat data pribadi spesifik dan umum milik warga negara Indonesia melalui aplikasi pesan Telegram.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H , menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari temuan tim siber pada Kamis (26/8/2026) siang terkait adanya penawaran akses data di channel Telegram bernama @PEGASUSDB.

    "Tersangka menggunakan akun Telegram miliknya untuk membuat sebuah bot bernama LeakOsint BOT. Di dalamnya berisikan database yang meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah, hingga nomor telepon atau HP," ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026)

    Kombes Hendra mengungkapkan, tersangka juga membocorkan informasi data diri pejabat atau tokoh publik. "Salah satu postingan yang diunggah oleh tersangka berjudul '[DATA LEAK] TEDDY INDRA WIJAYA - SEKAB INDONESIA'," tegasnya mengutip temuan penyidik.

    Dalam menjalankan aksinya, A.H. mengunggah promosi atau katalog sampel data yang bocor, kemudian mengarahkan pengguna Telegram lain ke bot @dbasescubs_bot miliknya.

    "Pengguna yang ingin melakukan pencarian data pribadi, baik berdasarkan NIK maupun nama, diwajibkan melakukan pembayaran atau top-up saldo terlebih dahulu melalui metode pembayaran elektronik tertentu," tambah Kombes Hendra menjelaskan modus operandi tersangka.

    Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, polisi melakukan pemeriksaan pelapor, menggelar perkara, menetapkan A.H. sebagai tersangka, dan langsung melakukan penangkapan di wilayah Bandung.

    π™³πš’πš”πšŽπš•πšžπšŠπš›πš”πšŠπš— πš˜πš•πšŽπš‘ π™±πš’πš π™·πšžπš–πšŠπšœ π™Ώπš˜πš•πšπšŠ π™ΉπšŠπš‹πšŠπš›. 
    (π™΄πšπš’πšπš˜πš›: π™°πš–πšŠπš πš–πšŠ'πš–πšžπš›πš’) 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Diver

    πŸ”΄ MITRA JEJAK CYBER - MEDIA PROMOSI PASANG IKLAN DISINI
    Display BannerTop Header
    300x250
    Rp 150.000/bulan
    Artikel Sponsor1 Artikel SEO
    + Share Sosmed
    Rp 200.000
    Video PromosiYouTube & Reels
    IG + TikTok
    Rp 250.000
    Paket KomplitBanner + Artikel
    + Video
    Rp 500.000
    πŸ“² HUBUNGI WHATSAPP SEKARANG