• Jelajahi

    Copyright © JEJAK CYBER
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Loading berita terbaru...
    Headline

    Menu Bawah

    πŸ”΄ BREAKING NEWS
    Memuat berita...

    Dinkes Cianjur Jemput Bola Tracing TBC, Warga Bobojong Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis

    JEJAK CYBER
    Kamis, Oktober 01, 2026 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    JEJAK CYBER || CIANJUR - Upaya memutus mata rantai penularan tuberkulosis (TBC) terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur. Tak sekadar menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, petugas kesehatan kini aktif turun langsung ke tengah masyarakat melalui program tracing TBC yang terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

    Kegiatan tersebut digelar di Aula Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jumat (2/10/2026). Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk mengikuti pemeriksaan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pencegahan dan penularan TBC.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Bobojong Suwandi. Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Kademangan dan Puskesmas Mande juga diterjunkan untuk memperkuat pelayanan dan mendukung langkah jemput bola yang dilakukan Dinkes Kabupaten Cianjur.

    Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Mugi Prajeni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari investigasi dan penemuan kasus TBC secara aktif di masyarakat.

    Menurutnya, ketika ditemukan seseorang yang terindikasi atau mengidap TBC, pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan terhadap pasien. Orang-orang yang tinggal serumah maupun mereka yang memiliki kontak erat juga perlu mendapatkan pemeriksaan guna mendeteksi kemungkinan penularan sedini mungkin.


    “Tracing TBC ini dilakukan dengan investigasi terhadap penyakit tuberkulosis. Jika ada satu orang yang mengidap TBC, maka minimal anggota dalam satu rumah perlu diperiksa. Bahkan kontak erat di lingkungan sekitarnya juga perlu dilakukan investigasi dan pemeriksaan,” ujar Mugi.

    Ia menjelaskan, TBC merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui udara. Karena itu, deteksi dini menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai penularan.

    Dalam kegiatan di Desa Bobojong, tracing TBC sekaligus diintegrasikan dengan program CKG. Menurut Mugi, integrasi tersebut merupakan bentuk pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih proaktif dengan mendekatkan akses pemeriksaan kepada masyarakat.

    “Cek kesehatan gratis ini mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan sebaiknya tidak menunggu seseorang sakit terlebih dahulu. Ketika masih merasa sehat pun perlu dilakukan pemeriksaan, karena bisa saja terdapat penyakit menular maupun tidak menular yang belum terdeteksi,” katanya

    Mugi menambahkan, kesehatan masyarakat tidak semestinya dibangun dengan paradigma menunggu penyakit muncul, melainkan melalui pencegahan dan deteksi dini.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga daya tahan tubuh serta menerapkan pola hidup sehat. Bagi warga yang mengalami keluhan seperti batuk, pilek, atau kondisi tubuh yang menurun, ia mengimbau agar mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko penularan penyakit melalui udara.

    “Deteksi dini lebih baik. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Masyarakat kami imbau untuk memproteksi diri dengan menjaga kesehatan, pola makan, pola istirahat, serta kebiasaan hidup sehat,” tuturnya.

    Perubahan cuaca dari musim kemarau menuju musim penghujan, lanjut Mugi, juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gangguan kesehatan.

    Namun, yang terpenting adalah konsistensi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala tertentu.
    Lebih jauh, Dinkes Kabupaten Cianjur menargetkan upaya pengendalian TBC dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari agenda eliminasi TBC pada 2030.

    “Mari kita tuntaskan TBC menuju 2030. Dari sekarang cegah penularannya, putus mata rantainya. Jika ada yang menderita TBC, harus mendapatkan pengobatan sampai tuntas sehingga tidak terjadi penularan dan muncul kasus-kasus baru,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Bobojong Suwandi menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur yang telah turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
    Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu warga, terlebih Desa Bobojong memiliki lima kedusunan dengan karakteristik dan kebutuhan pelayanan masyarakat yang beragam.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur yang sudah jemput bola datang langsung ke masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu warga kami, khususnya dalam pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai tracing TBC,” ujar Suwandi.

    Ia berharap pola pelayanan kesehatan dengan pendekatan jemput bola tersebut dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga masyarakat semakin mudah mengakses pemeriksaan dan memiliki kesadaran yang lebih kuat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

    Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perang terhadap TBC tidak hanya berlangsung di ruang-ruang fasilitas kesehatan. Ia juga harus hadir di tengah masyarakat—melalui deteksi dini, edukasi, pemeriksaan, serta kesadaran bersama untuk memutus rantai penularan.

    π™Ώπ™΄πš†π™°πšπšƒπ™°: 𝙼, π™ΌπšŠπš‘πšπš’ (π™±πšŽπš—) 
    π™΄π™³π™Έπšƒπ™Ύπš: π™°πš–πšŠπš π™ΌπšŠ'πš–πšžπš›πš’, πš‚,𝙷..,𝙼,𝙷
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Diver

    πŸ”΄ MITRA JEJAK CYBER - MEDIA PROMOSI PASANG IKLAN DISINI
    Display BannerTop Header
    300x250
    Rp 150.000/bulan
    Artikel Sponsor1 Artikel SEO
    + Share Sosmed
    Rp 200.000
    Video PromosiYouTube & Reels
    IG + TikTok
    Rp 250.000
    Paket KomplitBanner + Artikel
    + Video
    Rp 500.000
    πŸ“² HUBUNGI WHATSAPP SEKARANG